The Citizen On Mars Blue 1 is created by Major Tom. Free use and modification absolute.
Subscribe in a reader
Si Bilal February 20, 2007
Kamis besok rencananya Gue akan berangkat Ke Bengkulu sama rekan kerja gue si Kunti, ini sudah yang kedua kalinya gue melakukan presentasi DRP, mudah-mudahan kamis hingga sabtu besaok semua berjalan lancar seperti waktu gue presentasi di Sulteng
Filed under: Berita Harian No Comments »
Si Bilal February 12, 2007
Hari Sabtu kemarin Shabiya gue ajak berenang sama Uminya.. duch senangnya. dari jam 8:30 pagi sampai jam 10:30 , Shabiya sampe keling kulitnya. Dia kalau sudah ketemu sama yang namanya air wuih demennya gak ketulungan. Hampir seluruh waktu kemarin gue sama Shabiya ya di air aja, habis waktu mo diajak keluar dari air dia ngamuknya wuih seru. Seneng gue weekend kali ini bisa bikin seneng anak gue.
Si Bilal February 7, 2007
Hari ini gue gak masuk kantor nich… senin kemaren gue nginep di kantor gantikan temen gue yang kena musibah banjir. Pulang siang jam 13:00 dari kantor uda gitu macet lagi….. wuh.. BT gue di jalan. Pas mo sampe rumah ada tukang es buah, gue beli aja beberapa bungkus sekalian untuk orang-orang di rumah.
Si Bilal February 6, 2007
Dikarenakan pengurusan jenazah itu adalah Fardu Kifayah (kewajiban itu akan hilang bila salah satu dari umat muslim melaksanakannya) mohon maaf bila salah dalam redaksi saya. Pada tanggal 4 Februari 2007 kami dari pemuda masjid Al-Ikhlas Taman Asri Blok J, mencoba mengadakan pelatihan janazah. Adapun kegiatan ini bersifat sosial keagamaan bagi yang ingin ikut menjadi peserta dipungut biaya, panitia yang akan berusaha mencarikan dananya bila terjadi kekurangan kita akan menggunakan dana umat yang diambil dari kas masjid Al-Ikhlas untuk terlaksananya acara tersebut .
Adapun alasan diadakannya pelatihan jenazah, karena kami merasa banyak diantara kita yang tidak tahu dan mengerti seperti atau bagaimana tata cara dilakukan terhadap manusia setelah mati dan sebelum dia dikuburkan dalam ajaran Islam dan berlandaskan ajaran Rosulullah saw.
Alhamdulillah acara tersebut berjalan lancar. Dengan jumlah peserta yang terdata 25 Jama’ah, dari 30 Jama’ah yang di targetkan.
Acara tersebut dengan nara sumber oleh dua orang ustadz kami antara lain :
1. Ustadz Luqman, untuk Teori Tata cara dari pandangan Fiqih dan Hadist.. 2. Ustadz Dimyati, Untuk praktek dari pandangan Fiqih dan Hadist.
Si Bilal
Jakarta Selatan: Kawasan Hotel Four Season Kuningan, Jalan Dewi Sartika dan Kalibata.
Jakarta Timur: Jalan Otista, Jalan Perintis Kemerdekaan, Jalan Kolonel Sugiono, Jalan Yos Sudarso, Kebon Pala-Halim, Terowongan Cawang, Jalan Ahmad Yani arah Gudang Garam, Jalan Asem Baris (Kampung Melayu) dan Jatinegara Barat
Jakarta Barat: Jalan Kiai Tapa, Jalan Daan Mogot, Tomang Raya-Satria Mandala, dan Roxy.
Jakarta Utara: Jalan Yos Sudarso, Jalan Kapuk Muara, Teluk Gong, Kelapa Gading Pegangsaan Cilincing, Cakung-Priok (didepan KPBN).
Jakarta Pusat: Perempatan Coca Cola, kawasan Bendungan Hilir, Dukuh Bawah, Petamburan, Karet Tengsin, dan Bungur.
Sumber : Detikcom
Si Bilal February 5, 2007
Jakarta - Hujan deras kembali mengguyur Jakarta dan sekitarnya sejak pukul 02.00 WIB Selasa (6/2/2007) dini hari. Ketinggian air di sejumlah wilayah di pinggiran kota naik kembali.
Di daerah Larangan, Ciledug misalnya, ratusan rumah kembali dimasuki air bah sejak pukul 04.00 WIB. Ketinggian rata-rata sekitar 10 cm didalam rumah dan 30 sentimeter diluar rumah. Namun, salah satu Rukun Tetangga (RT) di daerah yang paling rendah, mencapai ketinggian hingga 60 sentimeter.
Lingkungan perumahan ini sempat direndam air hingga 70 cm pada Jum’at 2 Februari lalu. Namun air surut pada hari Sabtu 3 Februari sampai Senin kemarin. Namun akibat hujan deras dini hari tadi, air kembali memasuki rumah warga.
“Padahal kita sudah beres-beres rumah dari Sabtu. Kemarin, semua barang sudah ditaruh ditempat semula. Tiba-tiba pagi ini air masuk lagi,” ujar Tama salah warga RT 01/RW 13 ketika dihubungi detikcom pukul 06.00 WIB, Selasa (6/2/2007).
Warga pun buru-buru memindahkan barang-barang berharga ke tingkat dua rumah mereka. Sementara itu, mobil pribadi warga langsung dipindahkan ke lokasi yang lebih tinggi di daerah tersebut.
Dari pantauan detikcom, ketinggian kembali naik di perumahan Mahkota Simprug hingga ketinggian 60 cm, Taman Asri sekitar 10 cm, serta Puribeta Cipulir. Hujan yang juga mengguyur kawasan Pamulang, Ciputat, dan BSD sejak pukul 03.00 WIB pun mengakibatkan terjadinya genangan air di beberapa titik. (aip/bal)
Dari Malam dini hari hingga pukul 06:00 pagi Jakarta Mulai diguyur hujan kembali, yang sebelumnya cuaca Jakarta tampak cerah disiang hari pada tanggal 05 Februari 2007 kemarin. Mulai memasuki tanggal 06 Februari 2007, Jakarta kembali diguyur hujan.
Badan Koordinasi Nasional (Bakornas) Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi menyatakan bahwa hingga hari kelima, Senin, banjir di Jakarta, Bekasi dan Tangerang telah menewaskan 17 orang, satu diantaranya anak-anak.
“Sebagian besar korban tewas akibat tersengat listrik, hanyut, tenggelam dan sakit,” kata petugas posko banjir Bakornas PB Koko Haryono di Jakarta.
Ia mengatakan, 17 korban tewas itu tersebar di Jakarta Pusat (dua orang), Jakarta Timur (tiga orang), Jakarta Barat (lima orang), Jakarta Utara (dua orang).
Bekasi tercatat tiga orang dan dua orang di Tangerang termasuk anak usia tujuh tahun bernama Fahri warga RT 05 RW 02 Kelurahan Karang Mulya, Kecamatan Karang Tengah, Ciledug.
Banjir yang masih menggenangi Jakarta, Bekasi dan Tangerang juga memaksa 277.036 orang mengungsi ke pos-pos pengungsian terdekat.
Hingga hari kelima tercatat 46.778 orang pengungsi di Jakarta Pusat, 64.555 orang di Jakarta Timur, 27.140 orang di Jakarta Barat, 88.806 orang di Jakarta Selatan, 23.245 orang di Jakarta Utara, 11.512 orang di Bekasi dan 15.000 orang di Bekasi.
Banjir yang terjadi sejak Kamis (1/2) tersebut masih menggenang di enam kecamatan di Jakarta Pusat, sepuluh kecamatan di Jakarta Selatan, sepuluh kecamatan di Jakarta Timur, enam kecamatan di Jakarta Barat dan enam kecamatan di Jakarta Utara, sebelas kecamatan di Bekasi dan tujuh kecamatan di Tangerang.
Banjir semakin meluas pada Minggu (4/2) yakni menggenangi sekitar 70 persen wilayah Jakarta. Warga yang mengungsi di lima wilayah pun terus bertambah menjadi sekitar 150.000 jiwa. Sebagian dari mereka meninggalkan rumah sejak empat hari lalu.
Meluapnya Ciliwung disebabkan tingginya curah hujan di Bogor, Jawa Barat. Datangnya air bah yang melumpuhkan Jakarta sudah diprediksi sejak Sabtu (3/2), apalagi pada hari itu ketinggian air di Bendung Katulampa, Bogor, menunjuk angka 250 sentimeter atau melampaui batas normal, 80 sentimeter.
Tingginya debit air Ciliwung menyebabkan pintu air sejak Minggu (4/2) siang dibuka penuh. Sejumlah kawasan pun tergenang. Pada pukul 23.00, ketinggian genangan air di Jalan Gunung Sahari dan Jalan Pasar Baru, misalnya, sudah 40 sentimeter. Namun, lingkungan Istana Presiden hingga menjelang tengah malam itu tidak terendam air, seperti yang diperkirakan sebelumnya.
Banjir kiriman tersebut menggenangi kawasan selatan hingga utara Jakarta sejak Sabtu malam. Sejumlah jalan utama seperti Jalan Casablanca di kawasan Kebon Baru, Tebet, Jakarta Selatan, dan Jalan Raya Kalibata terputus dan tidak dapat dilewati kendaraan karena terendam air luapan Ciliwung, termasuk jembatan yang melintang di atas sungai.
Terowongan jalan di kawasan Dukuh Atas, Jakarta Pusat, dan Manggarai, Jakarta Selatan, juga masih belum bisa dilewati karena terendam hingga dua meter.(*)
Sumber : ANTARA
Pembangunan yang tidak melihat sisi lingkungan hidup sudah mulai terasa dimana-mana dan sekarang sedang berlangsung di Jakarta.
Perubahan fungsi dari daerah resapan air yang beralih fungsi menjadi pemukiman, perkantoran dan pertokoan sudah banyak terjadi di Jakarta.
Seperti yang dikatakan Menteri Negara Lingkungan Hidup, Rachmat Witoelar, mengatakan penyebab utama banjir di Jakarta adalah berkurangnya lahan resapan air akibat pendirian bangunan secara besar-besaran. "Terlalu banyak mal," katanya setelah menghadiri pameran "Clean Energy (R)evolution" yang digelar Greenpeace di Jakarta, Jumat (2/2) (KCM).
Ada asumsi yang mengatakan ini siklus tahunan, karena tahun 2002 banjir san tahun 2007 banjir maka ini siklus 5 tahunan.
Kalo namanya siklus tahunan, berarti tahun 1997,1992,1987,1982 terjadi banjir dong…!.
Si Bilal February 2, 2007
Karena Hujan terus menerus dan beberapa ruas jalan tergenang air. Untuk menghindari kemacetan yang luar biasa, maka kendaraan roda dua untuk wilayah Jl. Veteran dapat menggunakan jalan Tol Bintaro hingga pintu tol Pasar Jumat.